Kegiatan Unit

Apa itu Bagian Administrasi dan Tata Usaha

Pegawai administrasi dan tata usaha adalah individu yang bekerja dalam berbagai lembaga, organisasi, atau perusahaan untuk mendukung kegiatan administratif, manajemen, dan operasional sehari-hari. Peran mereka melibatkan berbagai tugas administratif yang berkontribusi pada kelancaran operasi dan manajemen entitas tempat mereka bekerja. Tugas dan tanggung jawab pegawai administrasi dan tata usaha dapat bervariasi tergantung pada jenis organisasi dan posisi mereka, tetapi beberapa tugas umum yang mungkin mereka lakukan meliputi:

Pengelolaan Data: Pegawai administrasi sering bertanggung jawab untuk mengumpulkan, mengorganisasi, dan menyimpan data penting yang berkaitan dengan operasi organisasi. Ini bisa termasuk data pelanggan, catatan keuangan, dan informasi lainnya.

Penyusunan Dokumen: Mereka membuat dan mengedit dokumen seperti surat, laporan, proposal, dan dokumen-dokumen lain yang diperlukan oleh organisasi

Komunikasi: Pegawai administrasi mungkin bertugas dalam mengelola komunikasi internal dan eksternal, termasuk menjawab telepon, merespons email, dan berinteraksi dengan klien atau pelanggan.

Administrasi Keuangan: Mereka dapat membantu dalam administrasi keuangan seperti pembukuan, pengelolaan faktur, pembayaran, dan pemantauan anggaran.

Pemeliharaan Inventaris: Bertanggung jawab untuk mengelola inventaris, memantau persediaan kantor, dan memesan peralatan atau barang yang diperlukan.

Apa itu Unit Hygiene dan Sanitasi

Petugas unit hygiene dan sanitasi bandara adalah individu yang bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan sanitasi di berbagai area bandara. Tugas utama mereka adalah memastikan bahwa bandara tetap bersih, bebas dari kontaminan, dan aman bagi penumpang, kru, dan personel bandara. Pekerjaan ini penting dalam menjaga standar kebersihan dan sanitasi yang tinggi di fasilitas bandara, terutama mengingat jumlah penumpang dan aktivitas yang terjadi setiap hari. Tugas-tugas petugas unit higienis dan sanitasi bandara meliputi:

Pembersihan Fasilitas Umum: Petugas ini membersihkan dan merawat area umum di bandara, seperti terminal penumpang, aula keberangkatan, pintu masuk, dan ruang tunggu. Mereka membersihkan lantai, kursi, meja, dan fasilitas umum lainnya.

Toilet dan Kamar Mandi: Merawat dan membersihkan fasilitas toilet dan kamar mandi di bandara. Ini termasuk penggantian kertas toilet, pengisian sabun cuci tangan, dan membersihkan semua permukaan.

Pengelolaan Sampah: Mengumpulkan sampah dari area publik, memastikan bahwa tempat sampah tersedia, dan mengosongkan bak sampah secara teratur.

Desinfeksi dan Sanitasi: Melakukan tindakan pembersihan dan sanitasi tambahan untuk mencegah penyebaran penyakit, terutama dalam situasi darurat atau selama pandemic.

Penanganan Produk Kimia: Petugas ini menggunakan produk kimia pembersih dan desinfektan sesuai dengan pedoman keamanan dan peraturan yang berlaku.

Pemeliharaan Perlengkapan dan Peralatan Pembersihan: Memastikan bahwa perlengkapan dan peralatan pembersihan seperti penyedot debu, mesin pembersih lantai, dan peralatan lainnya dalam kondisi baik.

Kepatuhan Terhadap Standar Kebersihan: Mematuhi standar kebersihan yang telah ditetapkan oleh otoritas bandara atau organisasi yang relevan, terutama dalam hal sanitasi dan kebersihan selama pandemi.

Pelaporan Masalah: Melaporkan masalah atau kebutuhan perbaikan yang berkaitan dengan kebersihan atau sanitasi di bandara.

Apa itu Unit Listrik

Unit listrik bandara merupakan sebuat sistim kelistrikan yang dirancang dan digunakan di bandara untuk menyediakan pasokan daya listrik yang diperlukan untuk operasional bandara, pesawat udara, serta berbagai fasilitas dan peralatan yang berada di bandara. Personil unit listrik bandara memiliki peran yang penting dalam menjaga sistim kelistrikan bandara agar berfungsi dengan baik, aman, dan handal.

Beberapa tugas unit listrik bandara antara lain perawatan dan pemeliharaan sistim kelistrikan bandara seperti generator listrik, transformator, panel distribusi listrik, dan kabel-kabel beroperasi dalam kondisi optimal. Selain itu personil unit listrik juga melakukan perbaikan dan troubleshooting, pengawasan sistim kelistrikan, perencanaan kapasitas listrik, memastikan ketersediaan pasokan daya darurat, serta berkolaborasi dan koordinasi dengan personil unit lain di bandara dan manajemen bandara untuk memastikan keselamatan dan keamanan operasional bandara.

Apa itu Unit PKP-PK

Unit PKP-PK adalah suatu unit di bandara yang berfungsi untuk menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan di bandara. PKP-PK merupakan singkatan dari Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran. Unit ini merupakan unit yang wajib tersedia di setiap Bandara. Tugas personil pada unit adalah memberikan pelayanan untuk menyelamatkan jiwa dan harta benda dari insiden atau kecelakaan di bandara dan sekitarnya. Karena tugasnya bersifat emergency dan memerlukan kecekatan, kecepatan, dan ketelitian terhadap pengoperasian alat-alat keamanan dan keselamatan, maka untuk menjadi seorang personil PKP-PK memerlukan pendidikan khusus dari lembaga-lembaga pendidikan khusus yang telah tersertifikasi sesuai standar nasional dan internasional. Personil PKP-PK memilik level keahlian yang dimiliki sesuai pendidikan yang diikutinya mulai dari level basic, junior, dan senior, semakin beresiko kemungkinan kondisi yang perlu ditangani disebuah bandara, maka diperlukan personil yang memiliki jenjang keahlian yang semakin tinggi pula.

Apa itu Unit Elektronika Bandara

Elband adalah suatu penamaan umum pada Bandar Udara yang merupakan suatu unit yang beranggotakan para personil yang memiliki sertifikat atau Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) dari Lembaga Pendidikan Khusus dengan standar kualifikasi tersendiri yang mencetak lulusan berkompetensi di bidang teknik elektronika penerbangan. Adapun personil unit elektronika bandara (Airport Electronics Officer) termasuk dalam kategori jabatan fungsional teknisi penerbangan, dengan instansi pembina adalah Kementerian Perhubungan (PermenPAN No. Kep/192/M.PAN/11/2004).

Adapun kewenangan personil Elband yaitu bertanggung jawab atas pemeliharaan, perbaikan, dan pengoperasian sistim elektronik dan peralatan yang digunakan di bandara. Tugas mereka mencakup berbagai aspek teknologi dan elektronik yang mendukung operasi dan keselamatan di bandara. Mereka memiliki pengetahuan teknis dalam elektronika dan sistem yang digunakan di bandara serta pemahaman yang baik tentang protokol keamanan dan keselamatan penerbangan.

Apa itu Unit Aviation Security

Keamanan penerbangan, atau di bandara disebut "Aviation Security" yang disingkat “Avsec”, adalah serangkaian tindakan dan prosedur yang diterapkan untuk melindungi penerbangan sipil dari ancaman, tindakan kriminal, dan aktivitas teroris. Tujuan utama keamanan penerbangan adalah menjamin keselamatan dan keamanan penumpang, awak pesawat, pesawat udara, dan infrastruktur penerbangan secara keseluruhan. Komponen utama keamanan penerbangan meliputi:

 

Pemeriksaan dan Pemeriksaan Keamanan: Penumpang dan bagasi mereka harus menjalani berbagai pemeriksaan keamanan di bandara. Hal ini mungkin melibatkan pemeriksaan sinar-X pada bagasi, detektor logam, dan pemindai tubuh untuk penumpang, serta pemeriksaan tambahan untuk barang-barang yang berpotensi berbahaya.

 

Kontrol Akses: Membatasi akses ke area sensitif di bandara, termasuk landasan, pesawat terbang, dan infrastruktur penting lainnya, sangat penting untuk mencegah personel yang tidak berkepentingan mendapatkan akses.

 

Pengawasan dan Pemantauan: Bandara dan pesawat dilengkapi dengan kamera pengintai dan personel keamanan untuk memantau aktivitas dan merespons setiap perilaku mencurigakan.

 

Personil Keamanan: Personil keamanan terlatih, termasuk polisi bandara, memainkan peran penting dalam menjaga keamanan penerbangan. Mereka merespons insiden keamanan dan menegakkan protokol keamanan.

 

Pemeriksaan Latar Belakang: Pemeriksaan latar belakang dilakukan terhadap karyawan bandara dan maskapai penerbangan, termasuk pilot, staf darat, dan kru pemeliharaan, untuk memastikan mereka tidak menimbulkan risiko keamanan.

 

Peraturan dan Standar: Pemerintah dan organisasi internasional seperti Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) menetapkan peraturan dan standar keamanan penerbangan yang harus dipatuhi oleh bandara, maskapai penerbangan, dan entitas terkait.

 

Pelatihan Keamanan: Staf maskapai penerbangan dan karyawan bandara menerima pelatihan keamanan untuk mengenali dan merespons potensi ancaman.

 

Teknologi dan Peralatan: Penggunaan teknologi canggih, seperti sistem deteksi bahan peledak dan identifikasi biometrik, membantu meningkatkan keamanan penerbangan.

 

Berbagi Intelijen: Berbagi informasi dan intelijen antar negara dan lembaga sangat penting untuk mengidentifikasi dan mencegah ancaman keamanan.

 

Rencana Tanggap Darurat: Bandara dan maskapai penerbangan mempunyai rencana tanggap darurat untuk menangani insiden keamanan, termasuk pembajakan atau aksi terorisme.

 

Langkah-langkah keamanan penerbangan diterapkan untuk melindungi dari berbagai ancaman, termasuk pembajakan, pemboman, sabotase, dan aktivitas kriminal lainnya. Langkah-langkah ini menjadi semakin penting dalam konteks permasalahan keamanan global, dan bertujuan untuk mencapai keseimbangan antara memastikan keselamatan dan menjaga efisiensi dan kenyamanan perjalanan udara.



Apa itu Unit Alat - Alat Berat

Petugas alat-alat berat bandara adalah individu yang bekerja di bandara dan memiliki tanggung jawab untuk mengoperasikan, merawat, dan mengawasi peralatan berat yang digunakan untuk berbagai tugas di bandara. Peralatan berat ini termasuk traktor penggerak pesawat, truk tangki bahan bakar, penghancur salju, mesin penyapu landasan pacu, dan peralatan lain yang diperlukan untuk pemeliharaan dan operasi bandara.


Tugas-tugas petugas alat-alat berat bandara dapat mencakup:

Penggerakan Pesawat: Mereka membantu dalam menarik pesawat dari gerbang penumpang ke landasan pacu atau sebaliknya. Hal ini melibatkan penggunaan traktor penggerak pesawat dan peralatan khusus lainnya.

Perawatan Landasan Pacu: Petugas ini dapat terlibat dalam membersihkan dan memelihara landasan pacu, jalur pendaratan, dan area parkir pesawat agar tetap aman dan bebas dari hambatan.

Pengelolaan Salju: Di bandara yang berada di daerah dengan musim salju, petugas alat-alat berat akan menggunakan alat khusus untuk membersihkan landasan pacu dan jalur pendaratan dari salju dan es.

Pengisian Bahan Bakar Pesawat: Mereka dapat mengoperasikan truk tangki bahan bakar untuk mengisi pesawat dengan bahan bakar jet.

Pemeliharaan Peralatan: Melakukan pemeliharaan rutin dan perbaikan pada peralatan berat bandara agar tetap dalam kondisi operasional yang baik.

Keselamatan: Memastikan keselamatan operasi alat-alat berat dan mencegah insiden di bandara.

Koordinasi: Berkomunikasi dengan petugas lalu lintas udara dan staf bandara lainnya untuk memastikan operasi yang lancar dan aman.


Apa itu Unit Bangunan dan Landasan

Unit Bangunan dan Landasan adalah suatu unit di bandar udara yang berfungsi untuk menangani fasilitas di sisi udara maupun sisi darat baik bangunan maupun landasan pacu (runway) di bandar udara.

 

Unit Bangunan di Bandar Udara:

1. Terminal Penumpang: Tempat di mana penumpang melakukan proses check-in, melewati keamanan, dan menunggu penerbangan. Terminal juga menyediakan fasilitas seperti gerai makanan, toko, dan area tunggu.

2. Terminal Kargo: Fasilitas untuk menangani pengiriman kargo dan barang melalui udara.

3. Menara Kontrol: Bangunan tinggi yang berfungsi sebagai pusat kontrol untuk mengatur kedatangan dan keberangkatan pesawat. Menara kontrol memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas udara di sekitar bandar udara.

 

Landasan di Bandar Udara:

1. Landasan Pacu (Runway): Jalur panjang dan datar di mana pesawat lepas landas dan mendarat. Landasan pacu biasanya terbuat dari aspal atau beton dan harus cukup panjang untuk menampung pesawat dengan berbagai ukuran.

2. Landasan Taksi (Taxiway): Jalur yang menghubungkan landasan pacu dengan terminal, hangar, dan fasilitas lainnya. Pesawat menggunakan landasan taksi untuk bergerak di sekitar bandar udara tanpa harus berada di landasan pacu.

3. Apron: Area di sekitar terminal atau hangar di mana pesawat parkir, diisi bahan bakar, dan dimuat atau dimuat penumpang dan kargo.

 

Infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung operasi penerbangan yang aman dan efisien di bandar udara. Landasan pacu, misalnya, harus dirancang dan dikelola dengan cermat untuk memastikan keamanan penerbangan, sementara unit bangunan seperti terminal menyediakan fasilitas yang diperlukan untuk keperluan penumpang dan kargo.